Latest Post

FORM PENILAIAN KINERJA KARYAWAN

Sesuai dengan teorinya, banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Sehingga dalam penilaiannya, agar tidak terjadi hasil penilaian yang subjektif memerlukan perhatian yang mendalam, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja karyawan baik langsung ataupun tidak.
Salah satu cara agar menghasilkan penilaian yang kinerja karyawan yang objektif adalah dengan memperhatikan:
  1. Hasil Kinerja Individual. Yang dimaksud dengan Kinerja Individual adalah adalah skor kinerja individu yang ditunjukkan dalam aktivitas keseharian. Kinerja Individu di nilai oleh atasan langsung.
  2. Hasil Kinerja Tim. Kinerja tim adalah prestasi kerja yang ditunjukkan oleh tim kerja/bagian tertentu dalam unit kerja. Kinerja tim sangat mempengaruhi kinerja individu. Demikian pula sebaliknya, kinerja individu dalam tim akan mempengaruhi kinerja tim itu sendiri. Hasil kinerja tim dapat di ambil dari perolehan KPI, Progress Repot Kinerja dan lain-lain.
  3. Penilaian Manajerial. Yang dimaksud dengan penilaian manajerial adalah, penilaian yang dilakukan oleh manajemen dalam hal ini oleh HRD. Item penilaian manajerial seperti, kehadiran, pelanggaran, prestasi, skill, kedisiplinan, dan sebagainya (hal-hal yang mempengaruhi kinerja secara tidak langsung)
Contoh Form Penilaian Kinerja Karyawan yang menganut asas di atas (Hasil Kinerja Individual, Hasil Kinerja Tim, dan Penilaian Manajerial) dapat di download di bawah ini:
Keterangan:
  • Penilaian ini menempatkan penilaian individual sumbangsinya sebesar 75%, Kinerja Tim 25% sehingga totalnya menjadi 100%. Penilaian Manajerial (HRD) lebih ke pada pengurang hasil (karena hasilnya lebih kepada pelanggaran-pelanggaran karyawan). Ini dapat di ubah dengan menambah reward/prestasi karyawan dan lain-lain.
  • Penilaian kinerja Tim, Dapat diambil dari data yang sudah ada yaitu di KPI atau data lain yang bisa menunjukkan performance kinerja tim.

CONTOH SURAT PENGALAMAN KERJA

Surat pengalaman kerja ibarat ijazah/certificate yang diberikan oleh instansi/instutusi tempat  bekerja. Surat pengalaman kerja merupakan apresiasi tertulis dari manajemen kepada karyawan yang resign/mengundurkan diri/selesai kontrak disebuah perusahaan atau setelah selesai/merampungkan sebuah proyek.
Biasanya, perusahaan-perusahaan tertentu mensyaratkan bagi karyawan yang resign/mengundurkan diri/selesai kontrak untuk mendapatkan Surat Pengalaman kerja. Salah satu syarat utama adalah mengundurkan diri sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan. Prosedur resign setiap perusahaan pastilah berbeda-beda.
Demikian juga draft Surat Pengalaman Kerja, berbeda-beda untuk setiap perusahaan, tergaantung kebutuhan dan selera desainnya.
Berikut contoh Surat Pengalaman Kerja, silahkan download disini....

FORM JOB DESCRIPTION STAFF REKUITMEN

Untuk memperjelas pembagian tugas di HRD, maka perlu dibuatkan skala tugas dalam bentuk job description atau penjelasan tugas. Job Description HRD sangat dibutuhkan agar tugas-tugas HRD tidak tumpang tindih dengan bagian lain seperti payroll, administrasi, hubungan Industrial, Trainer dan lain-lain.
Sebenarnya Job Description berbeda-beda tergantung dengan kondisi, visi-misi, tujuan dan perusahaan. Tetapi secara umum, Job Decription memuat, Identitas Jabatan, Tujuan Jabatan, Hubunga Kerja, dan Uraian pekerjaan. Khusus job specification (Spesifikasi Jabatan), biasanya tergantung dari manajemen, apakah dimasukkan dalam Job Description atau dibuatkan form tersendiri, atau termuat dalam Prosedur Operasi (PO).
Form Job Description Staff Rekruitmen yang saya buat dibawah ini sebagai contoh, sudah memuat Job Spesikasi. Untuk lebih jelasnya, silahkan download filenya disini…
 
Support : E-JURNAL | PSYCHOLOGYMANIA
Copyright © 6 Februari 2015. PORTAL HRD - All Rights Reserved
Dipersembahkan untuk pembaca dan khalayak ramai
Proudly powered by Blogger